Kekurangan Vitamin B pada Ibu Hamil, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Kekurangan Vitamin B pada Ibu Hamil, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Kekurangan Vitamin B pada Ibu Hamil, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Dampak Kekurangan Vitamin B pada Ibu Hamil

Kekurangan vitamin B dapat memberikan dampak yang berbeda-beda, tergantung jenis vitamin yang kurang. Dalam banyak kasus, kondisi ini berkembang secara bertahap sehingga sering kali tidak disadari. Ini dampak yang dapat terjadi antara lain:

  1. Tubuh lebih mudah lelah dan lemas.
  2. Sulit berkonsentrasi.
  3. Nafsu makan menurun.
  4. Mual terasa lebih berat.
  5. Risiko anemia meningkat.
  6. Gangguan pada fungsi saraf.
  7. Daya tahan tubuh menurun.

Pada beberapa jenis vitamin B, seperti asam folat (vitamin B9), kekurangan asupan selama awal kehamilan juga diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pembentukan tabung saraf pada janin. Sementara itu, kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi pembentukan sel darah merah dan fungsi sistem saraf. Karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Tanda-Tanda Ibu Hamil Kekurangan Vitamin B

Ciri-ciri Ibu Hamil Kurang Gizi yang Perlu Diwaspadai – Info Sehat FKUI

Gejala kekurangan vitamin B sering kali mirip dengan keluhan yang umum terjadi selama kehamilan. Namun, jika berlangsung terus-menerus atau semakin berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Berikut ini tanda yang perlu diperhatikan meliputi:

  1. Tubuh terasa cepat lelah meski sudah cukup istirahat.
  2. Kulit terlihat lebih pucat.
  3. Bibir pecah-pecah atau sariawan berulang.
  4. Kesemutan pada tangan atau kaki.
  5. Mudah pusing.
  6. Sulit fokus saat beraktivitas.

Cara Memenuhi Kebutuhan Vitamin B Selama Kehamilan

Memenuhi kebutuhan vitamin B tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan. Pola makan yang beragam menjadi cara terbaik untuk mendapatkan berbagai jenis vitamin B setiap hari. Beberapa sumber vitamin B yang baik antara lain:

  1. Daging tanpa lemak.
  2. Ikan.
  3. Telur.
  4. Susu dan produk olahannya.
  5. Hati (dikonsumsi sesuai anjuran tenaga kesehatan).
  6. Sayuran hijau.
  7. Kacang-kacangan.
  8. Biji-bijian utuh.
  9. Sereal yang telah difortifikasi.

Selain dari makanan, dokter juga dapat menyarankan suplemen vitamin kehamilan apabila kebutuhan nutrisi ibu belum terpenuhi. Konsumsi suplemen sebaiknya mengikuti dosis yang dianjurkan dan tidak dilakukan secara berlebihan tanpa petunjuk tenaga kesehatan.

Yakni suplemen Globumil yang dapat menjadi pelengkap pola makan bergizi seimbang selama kehamilan. Agar manfaatnya lebih optimal, konsumsi sesuai aturan pakai dan tetap lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Mengapa Globumil?

Selama masa kehamilan, kebutuhan nutrisi ibu meningkat agar kesehatan ibu tetap terjaga dan janin dapat tumbuh dengan baik. Selain mengonsumsi makanan bergizi, banyak ibu hamil juga memilih suplemen untuk membantu melengkapi asupan nutrisi harian. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Globumil, suplemen yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting untuk mendukung kehamilan. Di dalam Globumil terdapat kombinasi nutrisi yang saling melengkapi untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu hamil setiap hari, di antaranya:

  1. Asam folat, membantu mendukung pembentukan tabung saraf janin.
  2. Zat besi, membantu pembentukan sel darah merah dan menurunkan risiko anemia.
  3. Kalsium dan vitamin D, mendukung kesehatan tulang ibu serta pertumbuhan tulang dan gigi janin.
  4. Yodium, berperan dalam mendukung perkembangan otak janin.
  5. Vitamin B1, B6, dan B12, membantu metabolisme energi serta menjaga fungsi saraf.
  6. Vitamin C dan zinc, membantu mendukung daya tahan tubuh.
  7. Biotin, membantu menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.
  8. DHA, mendukung perkembangan otak dan penglihatan janin.

Klik di sini untuk membeli Globumil sekarang!

KehamilanKesehatanGlobumil
Dipublikasikan:
Kategori: Kehamilan
Penulis:
Globumil

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Berikan Komentar