Apabila asupan kalsium kurang, tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang ibu. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti tulang menjadi lebih rapuh dan munculnya komplikasi tertentu selama kehamilan.
Agar hal tersebut tidak terjadi, ibu hamil perlu mengetahui berapa kebutuhan kalsium harian dan makanan apa saja yang menjadi sumber terbaiknya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Berapa Kebutuhan Kalsium Harian untuk Ibu Hamil?
Secara umum, wanita dewasa membutuhkan sekitar 1.000 miligram (mg) kalsium per hari. Namun, saat hamil, angka ini menjadi sangat krusial untuk dipenuhi secara konsisten setiap harinya. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang disarankan oleh pakar kesehatan, kebutuhan kalsium untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:
- Ibu Hamil Usia 19–50 Tahun: Membutuhkan 1.000 mg kalsium per hari.
- Ibu Hamil Usia Remaja (di bawah 19 tahun): Membutuhkan lebih banyak, yaitu sekitar 1.300 mg kalsium per hari, karena tubuh sang ibu sendiri masih dalam masa pertumbuhan tulang.
Sumber-Sumber Kalsium Terbaik yang Mudah Didapat

Untuk memenuhi kebutuhan 1.000 mg kalsium sehari, Ibu tidak harus selalu bergantung pada obat atau suplemen. Cara terbaik dan paling aman adalah dengan mengonsumsi makanan alami yang kaya kalsium. Berikut adalah beberapa pilihan sumber kalsium yang lezat dan mudah Ibu temukan sehari-hari:
- Susu dan Produk Olahannya
Segelas susu sapi atau susu khusus ibu hamil biasanya mengandung sekitar 300 mg kalsium. Ibu juga bisa mengonsumsi yoghurt atau keju sebagai variasi camilan sehat yang padat kalsium.
- Sayuran Hijau
Bagi Ibu yang kurang suka susu atau mengalami lactose intolerance (alergi susu), sayuran hijau adalah penyelamat. Sayur seperti bayam, brokoli, pakcoy, dan daun katuk mengandung kalsium yang cukup tinggi, sekaligus kaya akan zat besi dan asam folat yang baik untuk kandungan.
- Ikan yang Dimakan Bersama Tulangnya
Ikan teri basah atau kering, serta ikan sarden kalengan adalah sumber kalsium yang luar biasa. Karena kita memakan ikan ini bersama tulang-tulangnya yang lunak, kandungan kalsium yang masuk ke tubuh menjadi sangat melimpah. Bonusnya, ikan-ikan ini juga kaya akan asam lemak omega-3 untuk kecerdasan otak janin.
- Produk Olahan Kedelai (Tahu dan Tempe)
Makanan merakyat ini ternyata punya manfaat hebat. Tahu yang diolah dengan kalsium sulfat serta tempe mengandung kalsium nabati yang baik untuk menjaga kepadatan tulang Ibu selama kehamilan.
- Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Kacang almond dan biji wijen bisa menjadi pilihan taburan makanan atau camilan sore yang sehat. Segenggam kacang almond sudah bisa membantu mencicil kebutuhan kalsium Ibu setiap harinya.
Maka dari itu, penting bagi ibu hamil untuk memastikan kebutuhan nutrisi harian terpenuhi selama masa kehamilan. Selain mengonsumsi makanan bergizi seimbang, ibu juga dapat mempertimbangkan suplemen kehamilan seperti Globumil yang mengandung berbagai vitamin dan mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
Mengapa Harus Globumil?
Konsumsi suplemen tambahan yang kaya akan nutrisi makro dan mikro sangat penting dilakukan guna menjaga kesehatan ibu hamil sekaligus memastikan pertumbuhan janin berjalan optimal. Salah satu suplemen yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan lengkap ini adalah Globumil, yang hadir sebagai solusi taktis untuk meminimalkan risiko komplikasi selama masa kehamilan.
Globumil direkomendasikan karena menggabungkan berbagai vitamin dan mineral esensial dalam satu kemasan praktis yang mudah dikonsumsi setiap hari. Formula yang teruji dalam suplemen ini secara aktif bekerja melindungi tubuh ibu dari kelelahan, sekaligus menjadi modal utama bagi perkembangan organ-organ vital janin. Maka di bawah ini nutrisi penting yang terkandung di dalam Globumil beserta manfaatnya bagi Ibu dan si kecil:
- Kalsium: Menjaga kekuatan tulang ibu hamil agar terhindar dari risiko osteoporosis dan mendukung pembentukan tulang serta gigi janin
- Asam Folat: Nutrisi krusial di awal kehamilan untuk mencegah cacat lahir pada sistem saraf dan tabung saraf bayi (seperti spina bifida)
- Yodium: Mendukung perkembangan otak janin dan menjaga fungsi kelenjar tiroid ibu agar tetap normal
- Zat Besi: Membantu memproduksi sel darah merah untuk mencegah anemia, sehingga Ibu tetap bertenaga dan terhindar dari komplikasi saat persalinan
- Vitamin B1, B6, & B12: Berperan penting dalam menjaga kesehatan fungsi saraf serta mengoptimalkan produksi energi tubuh
- Vitamin C & D: Vitamin C berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh ibu, sementara Vitamin D membantu penyerapan kalsium secara maksimal ke dalam tulang
- Zink: Memperkuat sistem imun tubuh untuk melawan infeksi sekaligus mempercepat proses pemulihan luka pasca-melahirkan
- Biotin: Membantu metabolisme energi tubuh serta menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku ibu selama kehamilan
- DHA Powder: Asam lemak esensial yang sangat penting untuk mendukung perkembangan otak, sistem saraf pusat, dan kemampuan penglihatan mata janin

Komentar (0)