Ibu hamil dengan tekanan darah rendah bisa mengalami beberapa keluhan, seperti pusing, lemas, kepala berkunang-kunang, tubuh terasa tidak bertenaga, hingga hampir pingsan. Gejalanya dapat muncul ketika ibu berdiri terlalu cepat, belum makan, atau tidak cukup minum.
Meski begitu, tekanan darah rendah tidak selalu berarti ada masalah pada kehamilan. Yang perlu diperhatikan adalah gejala yang menyertai dan kondisi ibu secara keseluruhan. Lalu, apa saja langkah yang bisa dilakukan saat ibu hamil mengalami tekanan darah rendah? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Jangan Pernah Berdiri Secara Mendadak
Biasakan untuk mengubah posisi tubuh secara perlahan, misalnya dari posisi berbaring ke posisi duduk terlebih dahulu selama beberapa menit di tepi tempat tidur sebelum memutuskan untuk berdiri, guna menghindari aliran darah di kepala mendadak kosong.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh dengan Rutin Minum Air Putih
Dehidrasi adalah salah satu pemicu utama turunnya tekanan darah; oleh karena itu, pastikan untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih dalam jumlah yang cukup sepanjang hari.
3. Konsumsi Makanan Bergizi dengan Porsi Kecil tapi Sering

Alih-alih makan dalam jumlah besar tiga kali sehari, lebih baik bagi ibu hamil untuk membagi porsi makanan menjadi 5 hingga 6 kali sehari guna menjaga kestabilan kadar gula darah dan mencegah tubuh lemas.
4. Perbanyak Konsumsi Asupan yang Mengandung Garam Secukupnya
Berbeda dengan orang biasa, ibu hamil dengan tekanan darah rendah terkadang dianjurkan oleh dokter untuk sedikit meningkatkan asupan garam dapur guna membantu mengikat cairan dalam pembuluh darah dan menaikkan tensi.
5. Gunakan Pakaian yang Longgar dan Nyaman
Hindari penggunaan pakaian atau celana yang terlalu ketat di area perut dan pinggang karena dapat menghambat sirkulasi peredaran darah kembali ke jantung secara lancar.
Hindari Berdiri Terlalu Lama di Tempat Panas
Berdiri tegak dalam durasi waktu yang lama, terutama di ruangan yang pengap atau bersuhu panas, dapat membuat darah menumpuk di bagian kaki dan memicu pusing berat hingga pingsan. Mengatasi tekanan darah rendah saat hamil memerlukan kedisiplinan dalam menjaga pola makan, hidrasi, serta kebiasaan bergerak sehari-hari.

Komentar (0)