Cegah Keropos Tulang dan Cacat Lahir, Ini Pentingnya Kalsium Selama Kehamilan

Cegah Keropos Tulang dan Cacat Lahir, Ini Pentingnya Kalsium Selama Kehamilan
Cegah Keropos Tulang dan Cacat Lahir, Ini Pentingnya Kalsium Selama Kehamilan

Mengapa Kalsium Penting Selama Kehamilan?

Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang serta gigi. Selama kehamilan, kebutuhan mineral ini perlu diperhatikan karena janin juga memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulangnya. Selain mendukung pembentukan tulang, kalsium memiliki beberapa fungsi penting lainnya, seperti:

  1. Membantu pembentukan tulang dan gigi janin.
  2. Menjaga kekuatan tulang ibu selama kehamilan.
  3. Mendukung kerja otot agar dapat berkontraksi dengan baik.
  4. Membantu proses penghantaran sinyal saraf.
  5. Berperan dalam proses pembekuan darah.

Kebutuhan kalsium yang tercukupi membantu menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung perkembangan janin. Namun, konsumsi kalsium saja tidak dapat menjamin janin terhindar dari semua kelainan bawaan.

Membantu Menjaga Kesehatan Tulang Ibu

Penyebab Saraf Terjepit Saat Hamil, Cek Yuk! - Lamina Pain and Spine Center

Selama kehamilan, janin membutuhkan kalsium untuk membentuk dan mengembangkan tulangnya. Jika asupan kalsium dari makanan tidak mencukupi, tubuh ibu dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengambil sebagian cadangan dari tulang.

Kondisi ini membuat pemenuhan kalsium menjadi bagian penting dari pola makan selama kehamilan. Ibu perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar kebutuhan mineral dan nutrisi lainnya tetap terpenuhi. Deretan sumber kalsium yang dapat dimasukkan ke dalam menu harian antara lain:

  1. Susu dan yoghurt.
  2. Keju yang dibuat dari susu yang dipasteurisasi.
  3. Ikan kecil yang dimakan bersama tulangnya, seperti ikan teri.
  4. Tahu yang dibuat menggunakan bahan penggumpal berkalsium.
  5. Sayuran hijau tertentu, seperti pakcoy dan kale.

Berapa Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil?

Kebutuhan kalsium selama kehamilan bergantung pada usia ibu. Secara umum, kebutuhan harian yang dianjurkan adalah sekitar 1.000 mg untuk ibu hamil berusia 19–50 tahun dan 1.300 mg untuk remaja hamil berusia 14–18 tahun.

Jumlah tersebut dapat dipenuhi dari makanan dan, jika diperlukan, suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan. Ibu sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen kalsium secara berlebihan karena asupan yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek samping.

Jika memiliki pola makan tertentu atau kesulitan memenuhi kebutuhan kalsium dari makanan, konsultasikan dengan dokter atau bidan untuk mengetahui pilihan yang sesuai.

Tips Memenuhi Kebutuhan Kalsium Selama Hamil

Agar asupan kalsium lebih terjaga, ibu dapat membiasakan beberapa langkah sederhana berikut:

  1. Konsumsi makanan sumber kalsium setiap hari. Pilih susu, yoghurt, tahu, atau sumber kalsium lain sesuai kebutuhan.
  2. Variasikan menu makanan. Kombinasikan sumber protein, sayuran, buah, dan makanan bergizi lainnya.
  3. Periksa label produk. Jika memilih susu atau minuman yang diperkaya kalsium, perhatikan jumlah kalsium per sajian.
  4. Konsultasikan penggunaan suplemen. Jangan menambah dosis tanpa saran dokter atau bidan.

Suplemen Prenatal dengan Kandungan Nutrisi Lengkap

Untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi kalsium selama kehamilan, ibu bisa coba rekomendasi suplemen prenatal yang bisa dipertimbangkan, yaitu Globumil dari Medikacare. Suplemen ini mengandung berbagai vitamin, mineral, dan DHA yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Beberapa kandungannya meliputi kalsium, asam folat, zat besi, yodium, serta vitamin lainnya untuk membantu melengkapi asupan nutrisi harian ibu hamil sesuai kebutuhan.

Mengapa Globumil?

  1. Kalsium: membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang serta gigi.
  2. Asam folat: mendukung perkembangan awal janin.
  3. Zat besi: membantu pembentukan sel darah merah.
  4. Yodium: mendukung fungsi tiroid dan perkembangan otak janin.
  5. Vitamin B1, B6, dan B12: membantu metabolisme energi dan fungsi sistem saraf.
  6. Vitamin C dan D: mendukung fungsi tubuh serta penyerapan dan pemanfaatan kalsium.
  7. Zink dan biotin: membantu mendukung fungsi tubuh dan metabolisme.
  8. DHA: berperan dalam perkembangan otak dan mata janin.

Dengan kandungan vitamin, mineral, dan DHA tersebut, Globumil dapat menjadi salah satu pilihan suplemen prenatal untuk membantu melengkapi asupan nutrisi selama kehamilan. Meski begitu, ibu tetap perlu mengutamakan makanan bergizi seimbang dan mengonsumsi suplemen sesuai aturan pakai.

Klik di sini untuk membeli Globumil sekarang!

KehamilanKesehatanGlobumil
Dipublikasikan:
Kategori: Kehamilan
Penulis:
Globumil

Komentar

⚠️

Komentar tidak dapat dimuat

Terjadi masalah saat memuat komentar. Silakan refresh halaman atau coba lagi nanti.

Berikan Komentar