Di sisi lain, kondisi morning sickness kerap membuat Bunda sulit makan banyak. Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan yang bernutrisi meski dalam porsi kecil. Nutrisi yang cukup sejak trimester pertama akan membantu menjaga kesehatan Bunda sekaligus mendukung perkembangan janin dengan lebih baik.
Zat Gizi yang Wajib Dipenuhi di Awal Kehamilan

Pada fase hamil muda, tubuh Bunda memerlukan beberapa nutrisi mikro yang bekerja secara spesifik. Berikut adalah beberapa zat gizi yang tidak boleh terlewatkan:
- Asam Folat (Vitamin B9): Ini adalah nutrisi paling krusial. Asam folat berfungsi mencegah cacat pada tabung saraf atau tulang belakang janin. Bunda bisa mendapatkannya dari sayuran hijau seperti bayam, brokoli, serta buah-buahan seperti alpukat dan jeruk.
- Zat Besi: Saat hamil, volume darah Bunda meningkat untuk menyuplai oksigen ke janin. Tanpa zat besi yang cukup, Bunda akan mudah lemas dan terkena anemia. Sumber utamanya adalah daging merah tanpa lemak, hati ayam, dan kacang-kacangan.
- Vitamin B6: Vitamin ini adalah "penyelamat" bagi Bunda yang sering mual. Secara alami, vitamin B6 membantu meredakan rasa mual dan menjaga sistem saraf. Bunda bisa menemukannya pada pisang, kacang tanah, dan daging ayam.
- Kalsium: Meskipun tulang bayi belum mengeras, fondasi dasarnya sudah mulai dibentuk. Jika Bunda kurang kalsium, janin akan mengambil cadangan kalsium dari tulang dan gigi Bunda sendiri. Susu, keju, yoghurt, dan teri adalah sumber kalsium yang baik.
- DHA (Omega-3): Nutrisi ini sangat penting untuk kecerdasan otak dan kesehatan mata si Kecil. Lemak sehat ini bisa didapatkan dari ikan salmon, telur, atau kacang kenari.
Tips Makan Sehat Saat Sedang Mual-Mualnya
Pertama, terapkan prinsip "Makan Porsi Kecil tapi Sering". Jangan paksakan makan besar tiga kali sehari. Cobalah makan 5-6 kali dalam porsi yang sangat sedikit, misalnya sekadar makan satu potong buah atau beberapa suap nasi setiap dua jam. Hal ini membantu menjaga asam lambung tetap stabil sehingga rasa mual berkurang. Kedua, pilihlah makanan yang "kering" di pagi hari, seperti biskuit gandum atau roti bakar, untuk meredakan rasa tidak nyaman di perut sesaat setelah bangun tidur.
Penting juga bagi Bunda untuk tidak menggabungkan waktu makan dengan waktu minum. Minum terlalu banyak air di tengah-tengah makan dapat membuat perut terasa terlalu penuh dan memicu keinginan untuk muntah. Berikan jeda sekitar 30 menit antara makan dan minum. Terakhir, hindari makanan yang baunya terlalu menyengat, terlalu pedas, atau terlalu berminyak, karena indra penciuman Bunda saat ini jauh lebih sensitif.
Maka dari itu agar kebutuhan nutrisi selama kehamilan tetap terpenuhi, penting bagi Bunda untuk memilih asupan yang tepat. Salah satunya dengan mempertimbangkan Globumil, suplemen khusus ibu hamil yang mengandung berbagai nutrisi penting untuk membantu menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
Mengapa Globumil?
Memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan itu penting agar kesehatan Bunda dan janin tetap terjaga. Salah satu cara yang bisa dipertimbangkan adalah dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung nutrisi lengkap seperti Globumil. Suplemen ini diformulasikan khusus untuk membantu melengkapi asupan harian ibu hamil, sehingga tubuh tetap fit dan kebutuhan janin tetap terpenuhi selama masa kehamilan.
Beberapa kandungan penting di dalam Globumil antara lain:
- Kalsium: membantu menjaga kekuatan tulang ibu dan mendukung pembentukan tulang janin
- Asam folat: penting untuk mencegah risiko cacat lahir pada bayi
- Zat besi: membantu mencegah anemia dan menjaga energi ibu
- Yodium & DHA: mendukung perkembangan otak dan saraf janin
- Vitamin B, C, D & zink: membantu daya tahan tubuh, metabolisme, dan penyerapan nutrisi.
Dengan formulasi nutrisi yang lengkap serta cara konsumsi yang mudah, Globumil dapat dipertimbangkan sebagai suplemen pendamping untuk membantu menjaga kondisi tubuh ibu tetap sehat sekaligus mendukung perkembangan janin dengan baik.

Komentar (0)