Karena itu, kebutuhan vitamin C sebaiknya tidak diabaikan. Jika asupannya kurang, tubuh bisa mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu. Nah, sebenarnya apa saja dampak kekurangan vitamin C pada ibu hamil dan bagaimana cara memenuhi kebutuhannya? Simak penjelasannya berikut ini.
Peran Vitamin C untuk Ibu Hamil
Sebelum mengetahui dampak kekurangannya, penting untuk memahami mengapa Vitamin C sangat dibutuhkan selama masa mengandung:
- Pembentukan Kolagen
Vitamin C adalah bahan utama yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen. Kolagen merupakan protein penting yang menyusun jaringan kulit, pembuluh darah, tulang, serta tendon. Zat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung perubahan tubuh ibu yang melar dan mengencang, sekaligus membantu pembentukan jaringan tubuh janin.
- Membantu Penyerapan Zat Besi
Vitamin C bertindak sebagai "jembatan" yang membuat tubuh mampu menyerap zat besi dari makanan atau suplemen dengan jauh lebih optimal. Tanpa Vitamin C yang cukup, risiko ibu hamil terkena anemia (kurang darah) akan meningkat tajam.
- Antioksidan Pelindung Sel
Sebagai antioksidan alami, Vitamin C melindungi sel-sel tubuh ibu dan janin dari kerusakan akibat radikal bebas, polusi, serta stres oksidatif yang bisa mengganggu kesehatan kehamilan.
Dampak Buruk Jika Ibu Hamil Kekurangan Vitamin C

Jika asupan Vitamin C harian tidak terpenuhi dengan baik, ada beberapa risiko kesehatan yang patut diwaspadai, baik bagi ibu maupun janin:
- Meningkatkan Risiko Anemia
Karena Vitamin C membantu penyerapan zat besi, kekurangannya akan membuat zat besi terbuang sia-sia. Akibatnya, ibu hamil rentan mengalami anemia dengan gejala seperti badan lemas, pusing, muka pucat, dan mudah lelah. Anemia saat hamil sangat berbahaya karena bisa memicu komplikasi persalinan.
- Daya Tahan Tubuh Menurun
Kekurangan Vitamin C membuat sistem kekebalan tubuh ibu melemah. Akibatnya, ibu jadi lebih gampang terserang penyakit ringan seperti flu, batuk, infeksi saluran pernapasan, atau sariawan yang tak kunjung sembuh.
- Gangguan pada Pertumbuhan Janin
Jaringan tubuh, tulang, dan pembuluh darah janin sangat bergantung pada kecukupan kolagen. Kurangnya pasokan Vitamin C dari ibu dapat berdampak pada lambatnya perkembangan jaringan sel pada bayi.
- Risiko Ketuban Pecah Dini (KPD)
Beberapa penelitian medis menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi tertentu, termasuk Vitamin C yang menjaga kekuatan jaringan ikat, dapat meningkatkan risiko terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya.
Cara Memenuhi Kebutuhan Vitamin C Harian
Kabar baiknya, mencegah kekurangan Vitamin C bukanlah hal yang sulit. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi atau menyimpan Vitamin C dalam jangka panjang, sehingga asupannya harus dipenuhi setiap hari melalui makanan atau suplemen.
- Konsumsi Buah dan Sayur Segar: Perbanyak makan buah jeruk, kiwi, stroberi, jambu biji, pepaya, serta sayuran seperti brokoli, bayam, dan paprika.
- Konsultasikan dengan Dokter: Jika Anda mengonsumsi suplemen kehamilan (seperti vitamin khusus ibu hamil), pastikan kandungannya sudah mencakup kebutuhan Vitamin C harian.
Suplemen Tambahan untuk Ibu Hamil, Kenali Kandungan Globumil
Selama hamil, bukan hanya kesehatan ibu yang perlu diperhatikan, tetapi juga kebutuhan nutrisi yang mendukung tumbuh kembang si kecil. Lalu, bagaimana jika kebutuhan nutrisi dari makanan sehari-hari belum selalu terpenuhi secara optimal?
Salah satu yang bisa dipertimbangkan sebagai pelengkap nutrisi adalah Globumil dari Medikacare yang mengandung kombinasi berbagai vitamin, mineral, dan DHA. Beberapa kandungannya antara lain kalsium yang membantu memenuhi kebutuhan tulang dan gigi, asam folat yang berperan dalam perkembangan awal janin, serta yodium yang mendukung fungsi tiroid dan perkembangan otak.
Globumil juga dilengkapi zat besi, vitamin B1, B6, B12, vitamin C, dan vitamin D yang memiliki berbagai peran dalam mendukung fungsi tubuh selama masa kehamilan.
Tak hanya itu, Globumil juga mengandung zink, biotin, dan DHA sebagai bagian dari kombinasi nutrisinya. Zink berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, biotin membantu proses metabolisme energi, sedangkan DHA merupakan salah satu jenis lemak omega-3 yang berperan dalam perkembangan otak dan mata janin. Dengan begitu, ibu bisa tetap berusaha memenuhi nutrisi dari makanan sehari-hari sekaligus mempertimbangkan suplemen seperti Globumil sebagai pelengkap sesuai kebutuhan.

Komentar (0)