Kenapa asam folat sebaiknya tidak baru dikonsumsi setelah kandungan membesar? Perkembangan penting pada janin sudah berlangsung sejak awal kehamilan, sehingga kebutuhan asam folat idealnya sudah dipenuhi sejak sebelum hamil. Jumlah yang dibutuhkan pun sebaiknya mengikuti rekomendasi dokter atau bidan agar sesuai dengan kondisi masing-masing ibu. Ini penjelasan mengenai lima manfaat utama beserta panduan waktu konsumsi asam folat untuk ibu hamil:
1. Mencegah Cacat Tabung Saraf
Asam folat berperan aktif dalam menyempurnakan penutupan tabung saraf janin pada minggu-minggu awal kehamilan, sehingga risiko bayi lahir dengan kondisi cacat serius seperti spina bifida atau anensefali dapat dicegah sedini mungkin.
2. Mendukung Produksi Sel Darah Merah untuk Mencegah Anemia
Selama mengandung, volume darah di dalam tubuh ibu hamil meningkat drastis guna menyuplai oksigen ke janin; asam folat membantu pembentukan sel darah merah baru agar ibu terhindar dari rasa lemas ekstrem dan anemia.
3. Memacu Pertumbuhan Plasenta dan Jaringan Tubuh Bayi

Vitamin B9 ini bertindak sebagai bahan bakar utama dalam proses pembelahan sel yang sangat cepat pada janin, memastikan seluruh organ tubuh mulai dari otak hingga jantung berkembang sempurna.
4. Menurunkan Risiko Komplikasi Kehamilan
Kecukupan kadar asam folat di dalam tubuh terbukti membantu menekan potensi terjadinya komplikasi kehamilan yang mengancam jiwa seperti keguguran dini, kelahiran prematur, hingga preeklamsia.
5. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah Ibu
Selain melindungi janin, asam folat turut membantu mengontrol kadar homosistein dalam darah ibu, sehingga sirkulasi kardiovaskular tetap stabil dan terhindar dari risiko gangguan jantung selama masa kehamilan.
Kapan Waktu Paling Tepat dan Anjuran Dosis untuk Mulai Mengonsumsi Asam Folat?
1. Mulailah Jauh Hari Sebelum Program Hamil (Preconception)
Para dokter dan ahli kesehatan menyarankan wanita usia subur yang sedang merencanakan kehamilan untuk mulai rutin mengonsumsi suplemen asam folat setidaknya satu hingga tiga bulan sebelum terjadi pembuahan agar cadangan nutrisi di dalam tubuh sudah siap sedia.
2. Fokuskan Konsumsi Rutin pada Trimester Pertama
Memasuki usia kehamilan minggu ke-1 hingga minggu ke-12, konsumsi asam folat wajib hukumnya setiap hari karena pada rentang waktu inilah pembentukan otak dan sumsum tulang belakang janin sedang berada di fase paling krusial.
3. Dosis Harian yang Disarankan oleh Medis
Umumnya, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi asam folat dengan takaran sekitar 400 hingga 800 mikrogram per hari, namun pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan guna mendapatkan dosis paling pas sesuai kondisi kesehatan tubuh Anda.
Ibu hamil memang perlu mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatan tubuh sekaligus perkembangan janin. Selain dari makanan bergizi, kebutuhan harian juga bisa dilengkapi dengan suplemen seperti Globumil, yang mengandung berbagai vitamin dan mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
Kenapa Globumil?
Globumil bisa menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi asupan harian ibu hamil. Di dalamnya terdapat beberapa nutrisi penting, seperti:
- Asam folat, membantu mendukung perkembangan janin, terutama pada masa awal kehamilan.
- Zat besi, membantu pembentukan sel darah merah dan memenuhi kebutuhan zat besi selama hamil.
- Kalsium & vitamin D, mendukung kesehatan tulang ibu dan perkembangan tulang serta gigi janin.
- Yodium, berperan dalam mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin.
- Vitamin B1, B6, & B12, membantu metabolisme energi dan mendukung fungsi sistem saraf.
- Vitamin C, membantu mendukung fungsi daya tahan tubuh sekaligus penyerapan zat besi.
- Zink & biotin, membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk fungsi tubuh, kulit, rambut, dan kuku.
- DHA, merupakan asam lemak omega-3 yang mendukung perkembangan otak dan mata janin.

Komentar (0)