5 larangan ibu hamil pada trimester pertama - Globumil

5 larangan ibu hamil pada trimester pertama - Globumil
5 larangan ibu hamil pada trimester pertama - Globumil
Pada trimester pertama berlangsung dari minggu pertama hingga minggu ke-13 kehamilan. Di trimester ini juga, organ-organ janin sedang terbentuk. Paparan obat, infeksi, maupun hal berbahaya lainnya sangat mungkin menyebabkan perkembangan janin akan terganggu, bahkan menyebabkan cacat pada janin. Agar kondisi tersebut tidak terjadi, ibu hamil perlu memperhatikan pantangan ibu hamil trimester pertama. Tidak sekedar mengoptimalkan tubuh kembbang janin, menjauhi pantangan selama kehamilan juga memastikan janin terlahir dengan sempurna tanpa kekurangan apapun.

Larangan ibu hamil trimester pertama

Banyak hal atau kondisi yang tidak berbahaya apabila dilakukan di luar masa kehamilan. Namun begitu juga, saat hamil, khususnya pada trimester pertama melakukan hal normal tersebut juga bisa saja mengganggu tumbuh kembang janin.

Berikut ini ada beberapa hal yang termasuk dalam larangan ibu hamil pada trimester pertama:

1. Mengonsumsi kafein

Ibu hamil pada trimester pertama sebaiknya tidak mengkonsumsi kafein.menurut penelitian mengonsumsi kafein saat hamil meningkatkan risiko terjadinya keguguran maupun bayi lahir dengan berat badan rendah. Jika ibu hamil ingin meredakan rasa lelah atau ngantuk, cobalah mengganti minuman berkafein dengan air putih, teh jahe, maupun infused water yang lebih menyehatkan untuk ibu hamil.

2. Menggunakan obat jerawat

Perubahan hormon saat hamil dapat menyebabkan masalah kulit, seperti timbulnya jerawat yang sangat mengganggu, jika ibu hamil ingin menghilangkan jerawat tersebut, ibu hamil sebaiknya menghindari produk skincare yang mengandung retinol. Zat ini juga dapat terserap, hingga ke pembuluh darah dan dapat menyebabkan keracunan walaupun digunakan hanya pada kulit. Penggunaan obat jerawat yang mengandung retinol menjadi larangan ibu hamil pada trimester pertama dikarenakan dapat mengganggu perkembangan janin, bahkan menimbulkan cacat lahir, termasuk hidrosefalus dan cacat jantung. Sebagai gantinya, ibu hamil sebaiknya menggunakan produk skincare yang mengandung asam alfa hidroksi (AHA) dengan kadar rendah yang masih tergolong aman untuk ibu hamil gunakan. AHA juga dapat mengurangi kerutan dan meredakan jerawat.

3. Mengonsumsi sushi

Mengonsumsi sushi, terlebih lagi sushi mentah atau sashimi, juga menjadi larangan ibu hamil pada trimester ketiga. Makanan mentah juga bisa mengandung merkuri dan bakteri seperti toxoplasmosis, salmonella dan listeria. Bakteri-bakteri tersebut juga dapat menyebabkan infeksi dan keracunan makanan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang janin, kelahiran prematur, hingga keguguran. Oleh karena itu juga, pastikan ibu hamil mengonsumsi makanan yang dimasak hingga benar-benar matang untuk membunuh bakteri sekaligus mencegah infeksi pada ibu

4. Mengkonsumsi jeroan

Jeroan merupakan kandungan kadar vitamin A yang tinggi dan dapat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil. Berlebihan kadar vitamin A juga dalam tubuh ibu hamil dapat menyebabkan cacat pada sistem sistem saraf pusat janin, gangguan pada sistem kardiovaskuler janin dan bahkan bisa sampai keguguran. Meski begitu, asupan vitamin A selama kehamilan tetap diperlukan. Dikarenakan, kekurangan vitamin A justru dapat menyebabkan penurunan fungsi imun ibu hamil dan menurunkan sistem kekebalan tubuh janin. Untuk mencegah kondisi tersebut, ibu hamil dapat mengkonsumsi suplemen vitamin A dengan dosis yang dianjurkan dokter dan tidak mengkonsumsi jeroan selama hamil, khususnya pada trimester pertama.

5. Memijat perut

Memijat perut menjadi larangan ibu hamil pada trimester pertama dikarenakan dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran. Ini dikarenakan pijatan pada perut dapat memicu Rahim berkontraksi.

Agar perkembangan janin tetap optimal, sebaiknya ibu hamil juga melakukan kontrol rutin sesuai jadwal yang diberikan dokter. Ibu hamil juga bisa mendapatkan saran dari dokter kandungan tentang larangan ibu hamil pada trimester pertama, maupun konsumsi vitamin kehamilan yang sesuai untuk mendukung tumbuh kembang janin.

KehamilanKesehatanGlobumil
Dipublikasikan:
Kategori: Kehamilan
Penulis:
Globumil

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Berikan Komentar