5 Cara Mengatasi Puting Perih dan Lecet saat Menyusui Bayi Baru Lahir

5 Cara Mengatasi Puting Perih dan Lecet saat Menyusui Bayi Baru Lahir
5 Cara Mengatasi Puting Perih dan Lecet saat Menyusui Bayi Baru Lahir

Umumnya, puting lecet saat menyusui berkaitan dengan pelekatan bayi yang kurang tepat, posisi menyusui yang belum nyaman, atau gesekan berulang pada kulit puting. Jika tidak ditangani, luka tersebut bisa semakin mengganggu aktivitas menyusui. Moms bisa mulai dengan memperbaiki pelekatan bayi dan menjaga kebersihan area payudara tanpa menggunakan bahan yang berpotensi mengiritasi kulit. Jika luka tidak membaik, terasa semakin sakit, atau disertai tanda infeksi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Untuk membantu moms memahami langkah perawatan yang tepat, ini penjelasan mengenai cara mengatasi puting perih dan lecet saat menyusui.

a. Perbaiki Teknik dan Posisi Pelekatan Mulut Bayi

Penyebab utama puting lecet adalah bayi yang hanya mengisap bagian ujung puting saja. Pastikan mulut bayi terbuka lebar dan mengisap hampir seluruh area gelap di sekitar puting (areola) bagian bawah, sehingga puting terdorong jauh ke dalam mulut bayi dan tidak mengalami tekanan berlebih.

b. Oleskan Sedikit ASI di Sekitar Area Puting yang Lecet

ASI memiliki kandungan antibakteri dan zat pelembab alami yang sangat ampuh membantu menyembuhkan luka. Setelah selesai menyusui, oleskan beberapa tetes ASI ke area puting yang terasa perih, lalu biarkan mengering secara alami di udara terbuka sebelum ditutup kembali dengan pakaian.

c. Gunakan Krim Pelembab Khusus Puting (Nipple Cream) yang Aman

5 Rekomendasi Krim Mengencangkan Payudara Mulai Rp60 Ribuan, Cocok untuk Ibu  setelah Menyusui

Untuk mempercepat penyembuhan kulit yang pecah-pecah, Anda bisa mengoleskan krim pelembab berbahan dasar alami seperti lanolin murni. Pelembab ini aman digunakan untuk menjaga kelembapan jaringan kulit tanpa membahayakan bayi saat kembali menyusui.

d. Variasikan Posisi Menyusui Secara Berkala

Mengubah posisi menyusui seperti gaya menimang (cradle hold), gaya di bawah lengan (football hold), atau posisi berbaring miring membantu memindahkan titik tekanan mulut bayi pada puting, sehingga area yang terluka tidak terus-menerus mendapat gesekan yang sama.

e. Gunakan Pelindung Puting (Nipple Shield) Jika Perlu

Apabila luka pada puting cukup dalam dan terasa sangat menyakitkan saat bayi mengisap, Anda dapat menggunakan pelindung puting berbahan silikon lembut untuk sementara waktu. Alat ini berfungsi sebagai pembatas agar proses menyusui tetap berjalan tanpa memperparah luka yang ada.

MenyusuiKesehatanGlobumil
Dipublikasikan:
Kategori: Menyusui
Penulis:
Globumil

Komentar

⚠️

Komentar tidak dapat dimuat

Terjadi masalah saat memuat komentar. Silakan refresh halaman atau coba lagi nanti.

Berikan Komentar