Perubahan Hormon Bisa Memicu Rasa Mual
Salah satu penyebab utama mual pada awal kehamilan adalah perubahan hormon. Setelah terjadi kehamilan, tubuh mengalami peningkatan hormon seperti human chorionic gonadotropin (hCG) dan estrogen. Perubahan hormon tersebut dapat memengaruhi sistem pencernaan serta membuat indra penciuman menjadi lebih sensitif.
Akibatnya, aroma makanan yang sebelumnya biasa saja bisa terasa sangat kuat bagi ibu hamil. Aroma nasi hangat, lauk, atau bumbu masakan bahkan dapat memicu rasa enek. Kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada trimester pertama dan dapat berangsur membaik seiring bertambahnya usia kehamilan.
Kenapa Nasi Bisa Membuat Ibu Hamil Mual?

Sebenarnya, bukan berarti nasi berbahaya bagi ibu hamil. Rasa mual biasanya muncul karena tubuh menjadi lebih sensitif terhadap aroma, tekstur, atau rasa makanan tertentu. Sejumlah alasan nasi bisa terasa lebih sulit dikonsumsi saat hamil muda antara lain:
- Aroma nasi terasa lebih kuat karena penciuman menjadi lebih sensitif.
- Perubahan hormon dapat membuat makanan tertentu terasa berbeda.
- Perut lebih mudah terasa penuh sehingga makan dalam porsi besar bisa memicu rasa tidak nyaman.
- Asam lambung dan pencernaan berubah selama kehamilan sehingga ibu lebih mudah merasa begah atau mual.
- Selera makan berubah, termasuk munculnya keinginan terhadap makanan tertentu dan tidak menyukai makanan lainnya.
Apakah Harus Tetap Makan Nasi?
Tidak semua ibu hamil harus memaksakan diri makan nasi jika makanan tersebut justru memicu mual. Yang paling penting adalah kebutuhan energi dan nutrisi tetap terpenuhi. Karbohidrat dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan lain sehingga ibu tidak perlu khawatir jika untuk sementara sulit mengonsumsi nasi. 5 pilihan sumber karbohidrat yang bisa dicoba antara lain:
- Kentang yang direbus atau dikukus.
- Ubi sebagai sumber karbohidrat dan serat.
- Jagung yang bisa dikombinasikan dengan lauk.
- Roti dengan isian bergizi.
- Oatmeal yang dapat dibuat dengan tambahan buah atau bahan bergizi lainnya.
Tips Agar Tidak Mudah Mual Saat Makan
Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk membantu mengurangi rasa mual ketika makan selama hamil muda. Hindari membiarkan perut kosong terlalu lama karena kondisi tersebut justru bisa membuat mual semakin terasa.
Ibu bisa mencoba makan dalam porsi kecil beberapa kali sehari. Pilih makanan yang aromanya tidak terlalu kuat dan makan secara perlahan. Makanan yang terlalu berminyak, pedas, atau beraroma tajam juga bisa dikurangi jika memang menjadi pemicu mual.
Selain itu, cukup minum air dan berikan waktu istirahat yang cukup. Setiap ibu hamil bisa memiliki pemicu mual yang berbeda, sehingga penting memperhatikan makanan apa saja yang membuat tubuh terasa lebih nyaman.

Komentar (0)